SAAT DIRI INI BUKAN PRIORITAS

Ok jadi kalau begitu, ini logikanya..

Kalau ini Anda, dia abaikan, jadi ni perhatian baik Anda dicancel. Tau gak bahwa ini nanti akan terjadi kepelikan, kepelikan, kegentingan yang terjadi, yang menyiksa hatinya. Semua orang yang mengabaikan sesuatu yang baik, jadi kalau dia mengabaikan sesuatu yang baik, dia akan dapat yang buruk. Itu pasti. Kita yang baik diabaikan, apa? Pasti dia nanti dapat yang buruk. Tetapi itu terjadi kalau kita Ikhlas dan bersabar. Orang yang ikhlas dan bersabar ini segala sesuatu terjadi sebagaimana ditetapkan oleh Tuhan.

Nah kalau kita itu marah di sini, gak sabar di sini, tau gak? Ini tidak terjadi.

Mendo’akan kesialan bagi orang tidak baik, kebaikan bagi diri kita batal. Tapi kalau kita ikhlas dijahati, ikhlas difitnah, lalu bersabar, itu yang diharapkan Tuhan. Karena berarti orang ini ikhlas menerima bahwa yang terjadi, terjadi karena keputusan Tuhan, sehingga untuk sementara kau disakitkan, dia disenangkan dengan kejahatannya, tetapi Tuhan kan memberitahu kita untuk memperhatikan akhirnya.

Jadi kalau begitu ada pemberitahuan serius saat kita bukan prioritas.

Saat kita bukan prioritas ada pemberitahuan satu instropeksi (perbaiki diri) atau ganti.

Lihat ya, tulis besar-besar ini

“SEBAGIAN ORANG TIDAK DIRENCANAKAN LAMA BERADA DALAM KEHIDUPAN ANDA”

Lalu ada tanda-tandanya, lalu Anda sudah dengar, melihat, merasakan tanda-tandanya tapi tetap memaksa mempertahankan orang tidak baik. Kan ada yang tanya itu “kenapa kok orang baik salah menikah?”