JODOH ITU DITEMUKAN ATAU DIBANGUN

Kalau anda ingin memperbaiki rezeki, bicaralah kepada orang sebagai jiwa. Akan mudah sekali anda berkasih sayang, ceria, memaafkan, mendoakan, karena dia adalah jiwa yang hidup di alam raga. Dan Tuhan memelihara jiwa kita . Kita yang harus memelihara raga kita. Kolesterolnya, asam uratnya, tekanan darahnya, gulanya dan lain-lain dalam tubuh kita. Sejak kita sebelum dilahirkan jiwa kita sudah ada, waktu Ibunda kita hamil, kita ditiupkan ke dalam rahimnya, kemudian kita lahir sebagai bayi sebagai jiwa yang sudah direncanakan kebesarannya oleh Tuhan.

Tuhan kan Maha Tahu jiwa-jiwa yang akan menjadi jodohnya, sudah ada. Berarti kalau begitu, Tuhan sudah tahu kita berjodoh dengan siapa, tetapi hukum Tuhan kan tidak menetapkan yang satu begitu saja.

Jodoh kita banyak tidak satu. Hanya kita harus memantaskan bagi yang terbaik diantara calon jodoh itu.

Kalau jodoh itu banyak bukan hanya satu, maka hukumnya Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Saya tidak menggunakan kata-kata lain kecuali kesesuaian, kepantasan, berarti kalau begitu kalau kita baik, jodoh kita baik. Kalau kita tidak baik, jodoh kita tidak baik, bukan dengan siapa loh ya.

Jodoh itu tanggung jawab, jodoh itu bukan pemberian.

Hukum sebab dan akibat, kalau anda baik, anda menjadi penyebab datangnya jodoh baik. Kalau ada yang bertanya, “selalu salah pilih jodoh.” Kalau salah pilih jodoh yang milih yang salah. Jadi orang yang mengeluh bahwa dia selalu salah pilih jodoh adalah orang yang tidak memperbaiki dirinya, sehingga dia pantas bagi jodoh yang tidak baik. Karena jodoh itu bukan anda pilih atau tidak loh ya, tapi kesesuaian.