JODOH ITU DITEMUKAN ATAU DIBANGUN

Bahwa Jodoh itu bukan kecocokan fisik , tampan dengan cantik, sedeng dengan yang sedeng, kaya dengan kaya dan lain-lain tapi Jodoh itu kesesuaian jiwa.

Jiwa itu apa? wajah anda adalah wajahnya hati, maka hati ini adalah wajahnya jiwa. Orang yang hatinya baik, wajahnya baik.  Atau kalau wajahnya baik berarti hatinya baik. Kalau jiwa anda baik hati anda baik. Makanya Tuhan menyapa kita, “Wahai jiwa yang tenang.” Tuhan bukan menyapa hati tetapi menyapa jiwa. Anda tahu jiwa anda tenang apabila hati anda tenang atau anda tenangkan dan wajah anda tenang atau anda tenangkan.  Nah yang berjodoh itu jiwa.

Yang berjodoh itu bukan fisiknya, rumahnya, mobilnya, karirnya. Itu sebabnya kita kadang tidak mengerti mengapa ada orang tertarik pada orang tertentu, ada orang setia ke orang tertentu, atau tidak mampu setia ke orang-orang tertentu. Kita harus sadari dulu bahwa hal hal yang berhubungan dengan jodoh itu hal-hal kejiwaan. Seseorang tidak bisa menjadi jodoh anda bila anda tidak menjodohinya. Jadi orang yang sudah bertemu, sudah terikat dalam pernikahan pun belum tentu jodoh, kalau tidak saling menjodohi.

Apa saja sikap-sikap dan perilaku yang menjodohkan anda kepada seseorang dan  yang menjadikan dia jodoh anda :

Sebaik-baiknya wanita tidak akan menjadi jodoh kita kalau tidak kita perlakukan dengan baik, dengan hormat, dengan ramah, dengan santun, dengan penuh kasih sayang.